Jadi Kiper Tertua, Essam El-Hadary Siap Berlaga di Piala Dunia 2018

Posted on

Livescore Terbaru Lihat Disini

Livescore

Sebagai penjaga gawang Mesir, El-Hadary siap melaju ke Piala Dunia di Rusia. Sebelumnya El-Hadary sempat tampill sebanuak 156 kali di pertandingan bersama timnas Mesir sejak 1996 lalu.

Keberhasilan Mesir menuju Piala Dunia 2018 diraih setelah dapat menyingkirkan negara Kongo dengan skor 2-1. Dari keberhasilan Mesir ke Putaran Final ini juga tidak terlepas dari Mohamed Salah yang telah menyumbangkan dua gol kepada Mesir.

Kiper ini sekarang berusia 45 tahun, di mana tidak bisa disebut muda lagi karena juga merupakan pemain tertua di Mesir. Pada Juni hingga Juli nanti saat Piala Dunia berlangsung merupakan usianya yang genap 45 tahun. Sebagai kiper sekaligus kapten timnas Mesir, ini merupakan debut pertamanya di ajang bergengsi di Rusia ini.

Jadi Kiper Tertua, Essam El-Hadary

Semangat El-Hadary untuk Melaju ke Piala Dunia 2018

Pemain Tertua Dari Mesir

Usia tersebut bukan alasan untuknya, El-Hadary tetap bersemangat masuk ke putaran final Rusia. Di pertandingan Piala Afrika 2017 lalu, ia tampil dalam pembuka Grup D melawan Mali. Pada pertandingannya di Piala Afrika 2017 itu, El-Hadary merupakan pemain cadangan yang menggantikan Ahmed El-Shenawy.

Ia juga sudah menunggu sejak lama menuju kick-off Piala Dunia 2018 pada beberapa bulan lagi. Akhirnya penantiannya selama lebih dari dua dekade dapat berhasil dan kini akan masuk ke Piala Dunia 2018. Ini merupakan penampilan ketiga Mesir di ajang Piala Dunia.

El-Hadary Berkesempatan Tampil di Ajang Piala Dunia 2018

Kesempatan emas diberikan oleh El-Hadary dari FIFA langsung melalui akun twitter. El-Hadary merupakan pemain tertua yang telah berhasil membawa Mesir ke Piala Afrika sebanyak empat kali yaitu pada 1998, 2006, 2008, dan 2010 lalu. Meskipun telah mendapatkan 37 koleksi trofi, namun jumlah itu masih belum lengkap baginya jika belum mendapatkan kesempatan di Piala Dunia 2018.

Sekarang ini El-Hadary mengucapkan banyak terima kasih kepada beberapa nama yang merupakan juniornya sesama kiper di Mesir seperti Sharif Ekramy dan Ahmed El-Shennay. Mereka selalu memberikan dukungannya terhadap El-Hadary untuk melaju ke ajang Piala Dunia di Rusia.

dewa jitu

Karirnya diawalinya sejak tahun 1993 bersama dengan klub Damietta. Ia pernah meraih pencapaian terbaiknya dengan memperoleh delapan gelar Liga Primer Mesir dan empat Liga Champions Afrika itu. Ia juga pernah menjadi bagian dari tim Swiss, yaitu bersama FC Sion dan membawa klub tersebut meraih Swiss Cup 2009.

Mengalahkan Faryd Mondragon Sebagai Pemain Tertua

Sebagai pemain tertua, ia bisa mengalahkan kiper dari Kolombia yang juga merupakan kiper tertua dalam sejarah Piala Dunia. Faryd Mondragon yang merupakan pengganti di saat usianya 43 tahun. Selama menjadi pengganti pula ia meraih kemenangan 4-1 dalam tiga hari mengalahkan Jepang. Saat ini pemain tertua di ajang Piala Dunia masih dipegang oleh Mondragon.

Di Piala Dunia 2014 di Brasil, Mondragon bermain membela negaranya melawan Jepang meskipun usianya sudah mencapai 43 tahun. El-Hadary tercatat pernah bermain juga di klub Arab Saudi yaitu klub AL-Taawoun. Ia merasa senang karena dapat tampil di Piala Dunia dan berkesempatan untuk meraih pencapaian bergengsi di Rusia tersebut.

Dengan keberhasilannya tersebut membuatnya merasa senang dan menyampaikannya kepada semua orang bahwa ia percaya dengan mimpi dan terbukti dapat mewujudkannya. Menjadi pemain tertua, ia berlatih dengan giat dan sekuat tenaga untuk meraih tiket masuk Rusia tersebut.

Menurutnya, Usia hanya sebuah angka yang tidak berpengaruh pada penampilannya di pertandingan. Ia juga ingin kisahnya ini dapat menginspirasi bagi para pemain dan usia bukan merupakan segalanya dan yang terpenting harus percaya dengan mimpi.

Jadi Kiper Tertua di piala dunia 2018

Motivasinya untuk bermain di Piala Dunia 2018 ini tidak terlepas dari kenangannya bersama sang ayah yang telah tiada. Mendiang ayahnya selalu berharap agar El-Hadary dapat tampil di ajang Piala Dunia. Selain itu, ini juga merupakan cita-citanya yang belum pernah ia raih selama ini.

Begitulah perjuangan Essam El-Hadary yang seharusnya dapat memotivasi pemain lainnya. Usia bukan segalanya, dengan kesemangatannya ia dapat membuktikan bahwa ia mampu masuk ke Piala Dunia 2018 membela timnas Mesir. Menjadi pemain tertua lantas tidak membuatnya rendah diri, bahkan itu merupakan motivasi dirinya untuk meraih impiannya.

bandar bola